Buku Telah Terbit
Buku Telah Terbit

Buku Fungsi Ikan Top Predator di Perairan karya Dudi Muhammad Wildan, Ali Mashar, dan Surya Gentha Akmal ini menyajikan pemahaman komprehensif tentang peran ekologis ikan predator puncak (hiu, tuna, todak, dan kerabatnya) yang memiliki tiga fungsi fundamental: sebagai pengatur populasi mangsa melalui mekanisme top-down control untuk mencegah ledakan spesies perusak habitat, sebagai bioindikator kesehatan lingkungan karena biomagnifikasi kontaminan seperti merkuri dan mikroplastik sepanjang rantai makanan, serta sebagai penghubung aliran energi antar habitat (habitat coupling) melalui migrasi vertikal dan horizontal. Buku ini juga mengupas tuntas ancaman antropogenik yang dihadapi perubahan iklim (gelombang panas laut, acidifikasi), polusi logam berat dan kontaminan organik persisten, serta penangkapan berlebih yang telah mereduksi separuh populasi hiu dan pari global sejak 1970 serta strategi konservasi berbasis ekosistem seperti kawasan lindung laut, pengelolaan perikanan adaptif, restorasi habitat, dan kolaborasi multipihak untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Prosiding Seminar Nasional Meteorologi Terapan (SNMT) merupakan kumpulan karya ilmiah yang merepresentasikan sinergi pemikiran dan inovasi lintas disiplin antara mahasiswa, staf akademik Departemen Geofisika dan Meteorologi serta berbagai program studi terkait di lingkungan IPB University, hingga kolaborasi pakar dari institusi mitra seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai respons ilmiah kolektif terhadap desakan krisis iklim global; publikasi ini mencakup spektrum luas dalam ilmu atmosfer yang meliputi kajian kualitas udara, emisi gas rumah kaca, serta pengembangan sistem pemantauan cuaca otomatis (AWS) dan indeks bahaya kebakaran dalam lingkup Meteorologi dan Pencemaran Atmosfer; analisis variabilitas telekoneksi (ENSO/IOD), proyeksi kekeringan berbasis model CMIP6, hingga potensi energi terbarukan pada bidang Klimatologi; penilaian risiko dan kerentanan perubahan iklim (CRVA) pada sektor sumber daya air dan ekosistem mangrove dalam aspek Hidrometeorologi; serta optimasi efisiensi penggunaan air tanaman, fluks karbon perkebunan, dan analisis kesesuaian agroklimat melalui bidang Agrometeorologi.

Buku Pengasuhan Berkualitas: Pola Asuh Hidup Bersih dan Sehat untuk Cegah Stunting pada Anak Bayi dan Baduta membahas secara komprehensif peran pola asuh makan dan pola asuh kesehatan dalam mencegah stunting sejak masa bayi hingga usia bawah dua tahun. Disusun berdasarkan kajian ilmiah dan praktik lapangan, buku ini menguraikan pemberian ASI dan MP-ASI, pembiasaan makan sehat, hygiene dan sanitasi, pemantauan pertumbuhan, serta peran orang tua dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak. Penyajian materi bersifat aplikatif dan mudah dipahami sebagai panduan
bagi orang tua, kader kesehatan, dan praktisi pendamping keluarga.

Buku Pembentukan Karakter: Teori, Riset, dan Penerapan untuk Peradaban Indonesia Baru membahas konsep, teori, dan hasil riset terkait pembentukan karakter individu sejak usia dini hingga dewasa dalam konteks keluarga, sekolah, dan masyarakat. Buku ini menguraikan landasan moral, etika, nilai, serta tahapan perkembangan karakter, dilengkapi dengan kajian empiris, contoh penerapan, dan pengalaman berbagai negara. Disusun sebagai buku referensi akademik, buku ini menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia dan peradaban bangsa Indonesia yang berakhlak, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Buku berjudul “Paket Edukasi: Gerakan Ayah Teladan Indonesia” membahas secara komprehensif pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak sejak usia dini hingga remaja. Buku ini menguraikan peran ayah sebagai figur yang hadir secara fisik dan emosional, teladan dalam nilai moral dan spiritual, serta pendamping anak di era digital. Materi mencakup fondasi peran ayah, komunikasi positif ayah-anak, strategi menyeimbangkan pekerjaan dan keluarga, serta berbagai kegiatan sederhana untuk membangun kedekatan dan kelekatan dengan anak. Disusun secara reflektif, aplikatif, dan berbasis kajian ilmiah, buku ini diharapkan menjadi panduan praktis bagi ayah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal dan berkelanjutan.

Buku Kompilasi Pengukuran Pengasuhan dan Kualitas Anak menyajikan kumpulan instrumen pengukuran yang komprehensif terkait kualitas pengasuhan, lingkungan pengasuhan, dan kualitas anak pada berbagai tahap perkembangan. Buku ini memuat landasan konseptual, definisi operasional, serta instrumen yang telah digunakan dan diuji dalam berbagai penelitian di bidang ilmu keluarga dan perkembangan anak. Disusun sebagai buku referensi, karya ini ditujukan bagi mahasiswa, peneliti, akademisi, serta praktisi yang membutuhkan acuan terstandar dalam melakukan kajian, evaluasi, dan penelitian mengenai pengasuhan dan kualitas anak di Indonesia.

Prosiding 2nd ASEAN University Symposium on Sustainable Food System 2025 merupakan kumpulan makalah yang dipresentasikan dalam simposium hasil kolaborasi 11 universitas di kawasan ASEAN. Publikasi ini disusun untuk mendokumentasikan gagasan, temuan empiris, serta berbagai inovasi yang dihasilkan oleh akademisi, peneliti, dan praktisi dalam mendorong transformasi sistem pangan yang berkelanjutan di kawasan ASEAN. Beragam topik dibahas dalam prosiding ini, mulai dari praktik produksi berkelanjutan, ketahanan sistem pangan, risiko iklim dan lingkungan, hingga dimensi sosial-budaya, digitalisasi dan inovasi agribisnis, pola konsumsi dan gizi, serta pembiayaan pertanian berkelanjutan. Melalui studi empiris, studi literatur, analisis konseptual, studi kasus, dan inovasi teknologi, para penulis secara kolektif mengulas tantangan dan peluang yang dihadapi sistem pangan ASEAN di tengah dinamika perubahan lingkungan, ekonomi, dan demografi. Dengan demikian, prosiding ini menghimpun berbagai perspektif strategis sebagai kontribusi bersama dalam membangun sistem pangan ASEAN yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Buku ini menyajikan analisis komprehensif tentang sidat tropis Indonesia, mencakup tujuh spesies utama seperti Anguilla marmorata dan A. bicolor bicolor, dengan fokus pada siklus hidup katadromus yang unik (migrasi dari laut ke air tawar), dinamika populasi yang terancam oleh eksploitasi berlebih (91,5% tangkapan glass eel di Sungai Cimandiri melampaui batas berkelanjutan), serta strategi konservasi seperti restorasi habitat dan fishways. Inovasi budidaya berbasis sistem resirkulasi (RAS) dan pakan bernutrisi tinggi dijelaskan sebagai solusi mengatasi ketergantungan pada benih alam, sementara analisis sosioekonomi mengungkap potensi ekonomi sidat sebagai komoditas ekspor bernilai tinggi (target produksi 5.000 ton/tahun pada 2030) yang dihambat oleh perdagangan ilegal dan fragmentasi regulasi. Dilengkapi data genetik mutakhir dan rekomendasi kebijakan berbasis bukti, buku ini menjadi panduan esensial bagi akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam mengelola sumber daya sidat secara berkelanjutan.

Buku Monografi-Aktinomiset Asal Kawasan Hutan Balai Taman Nasional Kutai ini menyajikan secara rinci deskripsi spesimen aktinomiset yang berhasil dikoleksi dan dilengkapi dengan kemampuan dari setiap spesimen tersebut dalam menekan perkembangan hama dan penyakit tanaman maupun aktivitasnya dalam memacu pertumbuhan tanaman. Tidak kurang dari 100 spesimen dari berbagai spesies aktinomiset dari kawasan TNK disajikan di dalam buku ini. Beberapa isolat aktinomiset memiliki peran sebagai agensia hayati serta sebagai pemacu pertumbuhan tanaman. Bahkan,beberapa di antaranya mampu
menginduksi toleransi tanaman terhadap cekaman kekeringan. Namun demikian, kami menyadari informasi yang disampaikan dalam buku ini masih sangat terbatas dan masih banyak karakteristik lainnya yang mungkin belum dikarakterisasi lebih dalam. Pengujian lebih lanjut sangat perlu dilakukan untuk melengkapi karakteristik sebenarnya dari spesimen yang telah diperoleh.

Buku ini merupakan hasil dari kegiatan rehabilitasi ekosistem terumbu karang yang dilakukan di kawasan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada periode tahun 2008 hingga tahun 2012. Buku ini dibuka dengan penjelasan betapa ekosistem terumbu karang merupakan ekosistem yang penting bagi manusia dan alam lingkungan melalui berbagai jenis jasa ekosistem yang bernilai ekonomi tinggi. Pada saat yang sama, ekosistem terumbu karang mengalami ancaman serius dari kegiatan manusia dan perubahan iklim, yang dapat menyebabkan jasa dari ekosistem ini berkurang drastis. Dalam Bab Pendahuluan diceritakan
berbagai jenis ancaman utama bagi kualitas kehidupan ekosistem terumbu karang saat ini.
Buku ini menyajikan berbagai kegiatan manusia yang menjadi ancaman bagi keanekaragaman hayati ekosistem terumbu karang di Indonesia dan secara khusus di Kepulauan Seribu. Seperti diketahui, berbagai kegiatan manusia menyebabkan berkurangnya secara nyata kuantitas luasan dan kualitas dari ekosistem terumbu karang. Buku ini secara khsusus menyajikan proses pelaksanaan rehabilitasi ekosistem terumbu karang yang terdiri dari transplantasi terumbu karang dan pembuatan konstruksi rumah ikan (fish shelter). Kegiatan rehabilitasi dilakukan di terumbu karang Pulau Karya dan Pulau Harapan dengan melakukan uji coba interupsi konstuksi terhadap keberhasilan berkembangnya ekosistem buatan. Buku ini menyajikan juga hasil berbagai disain konstruksi dalam bentuk strktur komunitas hewan karang, ikan karang
dan asosiasi biota di dalamnya. Di dalam buku ini juga disajikan biodiversitas berbagai jenis karang keras dan asosiasi ikan karang pada kedua lokasi rehabilitasi. Berbagai disain dari rumah ikan ditampilkan di dalam buku ini yang pada prinsipnya untuk menunjukkan bahwa interupsi disain dapat diterapkan dalam proses rehabilitasi kawasan terumbu karang yang pernah rusak karena kegiatan manusia.
Berbagai bentuk kelembagaan dalam rehabilitasi terumbu karang juga dilakukan di kawasan Kepulauan Seribu yang merupakan upaya nyata melalui pendekatan kelembagaan. Kawasan Kepulauan Seribu yang dipengaruhi oleh aktifitas manusia di daratan utama Pulau Jawa menyebabkan kawasan ini memiliki risiko kerusakan yang tinggi. Di akhir buku ini juga disajikan berbagai bentuk upaya pengelolaan ekosistem terumbu karang yang mengkombinasikan antara pendekatan teknis dan kelembagaan. Pembahasan pada akhir buku difokuskan kepada bentuk-bentuk upaya dan strategi pengelolaan kawasan ekosistem terumbu karang di kawasan Kepulau Seribu.

Buku ini menyajikan berbagai inovasi yang telah lahir dari pemikiran kreatif dan inovatif di lingkungan PHE mulai dari teknologi efisiensi energi, pengurangan emisi gas rumah kaca, optimalisasi limbah melalui prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), hingga efisiensi pengelolaan air dan sumber daya lainnya. Inovasi-inovasi ini bukan hanya solusi teknis, tapi juga komitmen moral untuk membangun masa depan industri yang lebih hijau. Tak hanya itu, pencapaian sejumlah anak perusahaan PHE dalam meraih peringkat PROPER menjadi bukti bahwa kepatuhan terhadap regulasi, pengelolaan emisi, perlindungan keanekaragaman hayati, serta tanggung jawab sosial telah menjadi bagian integral dari operasional perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa bisnis dan keberlanjutan bukan dua hal yang bertentangan melainkan saling menguatkan. Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendorong inovasi dan penerbitan buku ini. Kami berharap buku ini tidak hanya menjadi dokumentasi capaian, tetapi juga sumber inspirasi dalam menghadapi tantangan lingkungan global, termasuk krisis iklim, sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Buku ini memuat berbagai contoh terobosan efisiensi energi yang telah berhasil diterapkan, baik pada proses utama produksi maupun pada aktivitas pendukung. Dokumentasi ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat, tidak hanya bagi kalangan internal perusahaan, tetapi juga bagi para pemangku kepentingan eksternal seperti pemerintah, akademisi, masyarakat, maupun mitra usaha. Lebih dari itu, publikasi ini diharapkan mampu menunjukkan bahwa Pertamina telah menempatkan prinsip sustainable development sebagai salah satu pilar utama dalam menjalankan bisnis energi. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Pertamina dan sejumlah anak perusahaan turut serta dalam ajang Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN) Tahun 2025. Partisipasi ini mencakup empat kategori utama, yaitu: (1) Gedung Hemat Energi, (2) Gedung Hijau, (3) Manajemen Energi di Gedung, (4) Manajemen Energi di Industri. Keikutsertaan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Pertamina sebagai pelaku usaha energi yang adaptif, inovatif, dan bertanggung jawab.

Apakah Anda sudah mengetahui cerita di balik Laut Jawa?. Dahulu, di bawah permukaannya terdapat taman kehidupan yang penuh warna terumbu karang. Sayangnya, taman itu perlahan rusak lalu hilang, terutama di Pantai Utara Jawa bagian barat. Sedimentasi, pencemaran, dan aktivitas manusia (antropogenik) membuat karang-karang yang dulu indah kini banyak yang mengalami degradasi dan rusak parah. Berangkat dari kegelisahan itulah buku “Taman Bawah Laut yang Hilang: Cerita Transplantasi Karang di Laut Jawa” lahir keharibaan khalayak. Buku ini tidak hanya berisi data, tetapi juga kisah perjalanan sebuah upaya pemulihan ekosistem terumbu karang. Buku ini memaparkan bagaimana gagasan transplantasi karang muncul, siapa saja yang terlibat, metode yang dipakai, hingga bagaimana hasilnya memunculkan harapan baru bagi masyarakat pesisir. Ada cerita tentang kerjasama dengan nelayan,
semangat komunitas lokal, hingga peran akademisi dan perusahaan yang bersatu untuk melebur bersinergi menjaga laut. Kami ingin mengajak pembaca menyelami dunia bawah laut yang jarang terlihat mata. Melalui bab demi bab akan menemukan potret kondisi laut, alasan mengapa terumbu karang perlu diselamatkan, hingga kisah nyata di lapangan ketika modul transplantasi diturunkan ke dasar laut. Lebih jauh lagi, akan melihat dampak nyata, bukan hanya bagi biota laut, tetapi juga bagi masyarakat pesisir yang kehidupannya (livelihood) sangat bergantung pada laut. Buku ini merupakan hasil kerja kolaboratif yang lahir dari semangat bersama. Berbagai pihak turut berperan mulai dari masyarakat pesisir, peneliti, pemerintah daerah, hingga PHE ONWJ sebagai perusahaan yang memfasilitasi terlaksananya kegiatan restorasi terumbu karang untuk mewujudkan kembali taman laut yang hilang. Kepada semua pihak tersebut, kami
menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan. Tanpa kebersamaan dan sinergi tersebut, kisah pemulihan terumbu karang di laut Jawa ini mungkin hanya akan tersimpan sebagai catatan kecil. Namun berkat kerjasama yang terjalin, upaya ini dapat tumbuh menjadi cerita besar tentang harapan, yang menunjukkan bahwa ekosistem laut yang rusak masih memiliki peluang untuk pulih dan kembali memberi kehidupan. Harapan kami, buku ini tidak hanya dibaca, tetapi juga menginspirasi. Semoga semakin banyak orang yang tergerak untuk peduli pada laut, mendukung konservasi, dan percaya bahwa alam yang rusak masih bisa dipulihkan. Karena laut yang sehat
bukan hanya milik kita hari ini, tetapi juga warisan untuk generasi yang akan datang.

Penerapan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan lingkungan menjadi semakin penting di era modern, dimana tidak hanya aspek kepatuhan terhadap regulasi (compliance) namun lebih dari sekedar patuh (beyond compliance) sangat ditekankan. PHE dan anak perusahaannya terus berinovasi dalam setiap aspek operasional, memastikan bahwa kegiatan eksplorasi minyak dan gas tidak merusak ekosistem di sekitarnya. Komitmen ini ter tanam kuat dalam setiap kebijakan perusahaan, memastikan bahwa generasi mendatang dapat menikmati manfaat dari sumberdaya alam yang terjaga kelestariannya. Dalam buku ini, kami mengelaborasi berbagai inovasi, hak patenyang telah dihasilkan oleh beberapa anak perusahaan PHE. Inovasi tersebut mencakup bidang efisiensi air, efisiensi energi, penurunan emisi, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sosial, kebencanaan, penerapan 3R (reduce, reuse, recycle) limbah B3, penerapan 3R limbah Non B3, dan inovasi keanekaragaman hayati.

Pada buku ini diuraikan secara rinci sejumlah langkah terobosan (breakthrough) efisiensi energi yang telah ditempuh dan diaplikasi oleh Pertamina bersama segenap anak perusahaan yang tersebar di seantero negeri. Langkah efisiensi energi yang digali dan diaplikasikan bisa berupa efisiensi energi pada business process utama atau business process pendukung. Setiap langkah efisiensi energi yang dilakukan oleh korporasi sebaiknya dikhabarkan kepada khalayak dan pemerintah. Oleh karena itu, penciptaan buku ini sebetulnya ditujukan bagi penyebaran informasi efisiensi energi yang telah dilakukan dan diterapkan, kepada semua pemangku kepentingan (stakeholders), dan tentu saja berhadap mendapat rekognisi dari pemerintah dan masyarakat, serta terbangun citra (image) bahwa korporasi telah menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Selanjutnya, dalam rangka lebih memperkenalkan upaya efisiensi energi yang telah dilakukan tersebut, Pertamina dan sejumlah anak perusahaan turut serta dalam “Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN) Tahun 2024”. PEEN mengusung empat katagori yakni: 1) Gedung Hemat Energi, 2) Manajemen Energi pada Industri dan Bangunan Gedung, 3) Penghematan Energi di Instansi Pemerintah, 4) Kepatuhan Pelaksanaan Manajemen Energi. Besar harapan agar keikutsertaan pada PEEN tahun 2024 ini dapat menuai hasil optimal, sehingga efisiensi energi yang telah diterapkan saat ini, akan terus berada pada momentum yang optimal dan berkelanjutan.

Buku ini dibuat untuk memenuhi outcome pada salah satu tahapan aktivitas dari keluaran dalam proyek Desain Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu dalam Mendukung Percepatan Pelaksanaan RZWP-3-K di Provinsi Papua Barat. Kabupaten Raja Ampat merupakan kabupaten yang dikenal dengan destiniasi wisata baharinya baik wisatawan dalam negeri dan macanegara. Wisata memiliki manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat dan merupakan pendapatan alternatif bahkan sudah menjadi utama. Industri wisata melahirkan aktivitas ekonomi seperti jasa travel, rumah tinggal (homestay), dan catering. Namun, disisi lain wisata berdampak negatif bagi ekosistem pesisir. Lego jangkar di terumbu karang, propeler dapat menggundulkan lamun, wisatawan menginjak karang adalah aktivitas-aktivitas yang memicu kerusakan ekosistem pesisir. Bentuk penanggulangan kerusakan ekosistem pesisir adalah melakukan rehabilitasi. Buku ini menjelaskan bagaimana proses dan tahapan-tahapan pelaksanaan rehabilitasi ekosistem padang lamun. Di sisi lain, buku ini merekomendasikan metode dan jenis yang sesuai untuk melakukan rehabilitasi ekosistem padang lamun. Buku ini penting sebagai acuan kegiatan agar tidak terjadi kesalahan implementasi program sehingga sia-sia. Harapan besarnya adalah sukses memberikan pengetahuan dan melibatkan masyarakat dalam proses rehabilitasi ekosistem padang lamun. Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat lokal Kampung Yensawai, Kepala Kampung Yensawai Barat dan Yensawai Timur, ketua adat, Koodinator BKKPN Kupang Satker Raja Ampat, Kepala BLUD Raja Ampat, dan fasilitator lokal yang telah membantu proses implementasi program rehabilitasi ekosistem padang lamun di lapang hingga penyusunan buku ini.

Pada dekade terakhir, kondisi ekosistem pesisir mengalami penurunan yang signifikan, baik pada luasan dan penutupannya. Pemicu penurunan kondisi ini adalah aktivitas manusia dan perubahan iklim global. Aktivitas manusia yang berpengaruh pada ekosistem berupa kegiatan budidaya rumput laut, budidaya ikan dengan keramba jaring apung, penangkapan ikan dengan alat tidak ramah lingkungan, pengembangan wilayah pesisir, penambangan pasir pantai dan lain sebagainya. Pemicu degradasi ekosistem pesisir dari faktor perubahan iklim, antara lain kenaikan suhu permukaan laut, kenaikan muka air laut, dan pengasaman laut. Jika pemicu degradasi ini terus-menerus ada maka akan habis ekosistem pesisir kita ini. Mitigasi terhadap degradasi ekosistem pesisir penting untuk dilakukan dan saat ini telah banyak program dan kegiatan untuk memulihkan ekosistem pesisir. Rehabilitasi adalah salah satu pendekatan untuk mengembalikan ekosistem pesisir. Metode dan Teknik rehabilitasi telah banyak dikembangkan di Indonesia dan di negara lain seperti Australia, India, Malaysia, Filipina, dan Jepang.

Buku ini dibuat untuk memenuhi outcome pada salah satu tahapan aktivitas dari keluaran dalam proyek Desain PengelolaanWilayah Pesisir Terpadu dalam Mendukung Percepatan Pelaksanaan RZWP-3-K di Provinsi Papua Barat. Aktivitas ini adalahmenyusun pembelajaran (lesson learned) rehabilitasi ekosistem terumbu karang di Kabupaten Raja Ampat. Kabupaten Raja Ampat merupakan kabupaten yang dikenal dengan destiniasi wisata baharinya baik wisatawan dalam negeridan macanegara. Wisata memiliki manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat dan merupakan pendapatan alternatif bahkansudah menjadi utama. Industri wisata melahirkan aktivitas ekonomi seperti jasa travel, rumah tinggal (homestay), dancatering. Namun, disisi lain wisata berdampak negatif bagi ekosistem pesisir. Lego jangkar di terumbu karang, propeler dapatmenggundulkan lamun, wisatawan menginjak karang adalah aktivitas-aktivitas yang memicu kerusakan ekosistem pesisir.Bentuk penanggulangan kerusakan ekosistem pesisir adalah melakukan rehabilitasi.
Buku ini menjelaskan bagaimana proses dan tahapan-tahapan pelaksanaan rehabilitasi ekosistem terumbu karang. Di sisilain, buku ini merekomendasikan metode dan jenis yang sesuai untuk melakukan rehabilitasi ekosistem terumbu karang.Buku ini penting sebagai acuan kegiatan agar tidak terjadi kesalahan implementasi program sehingga sia-sia. Harapan besarnya adalah sukses memberikan pengetahuan dan melibatkan masyarakat dalam proses rehabilitasi ekosistemterumbu karang.

Sejarah IPB berjalan terus dan berkembang menjadi IPB University (Oktober 2022) yang mempunyai 10 (sepuluh) fakultas: 1)Pertanian 2) Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis 3) Perikanan dan Ilmu Kelautan 4) Peternakan 5) Kehutanan danLingkungan 6) Teknologi Pertanian 7) Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) 8) Ekonomi dan Manajemen 9) EkologiManusia dan, 10) Kedokteran serta 3 (tiga) sekolah: Bisnis, Vokasi dan Pascasarjana.
Penulis mencoba memperkenalkan IPB University kepada Khalayak, apa keilmuan bidang kajia yang ada di dalamnya. Bahanbacaan dikumpulkan dari berbagai tulisan, skripsi, tesis, disertasi, tulisan ilmiah yang tersebar di berbagai jurnal ilmiah lewatbantuan google. Penulis tidak menggunakan chat GPT/ robot AI. Beberapa puisi sebelumnya telah diterbitkan dalam “Nada-Nada Akrostis Buitenzorg (2022)”, namun mengingat puisi tersebut sangat erat terkait dengan IPB University, dimuat lagidalam buku puisi ini. Semoga pembaca bisa menikmati untaian kata yang mensifati suatu topik yang bersifat keilmuan.

Rehabilitasi adalah salah satu pendekatan untuk mengembalikan ekosistem pesisir. Metode dan teknik rehabilitasi telah banyak dikembangkan di Indonesia dan juga di negara lain seperti Australia, India, Malaysia, Filipina, dan Jepang. Metode rehabilitasi mangrove sudah banyak dikembangkan oleh praktisi dan akademisi, namun masih sangat jarang program rehabilitasi ekosistem mangrove dilakukan dengan didahului dengan riset pengenalan karakteristik lokal, mencari metode yang paling pas dengan berbagai ujicoba (trial and error) dan dilakukan dengan berbasis masyarakat.
Buku ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran (lesson learned) sebagai sharing pengalaman yang dilakukan PKSPL IPB University kepada publik tentang proses, tahapan, pendekatan dan metode yang digunakan dalam merehabilitasi ekosistem mangrove berbasis masyarakat sehingga dapat berhasil. Disusun berdasarkan pembelajaran dan pengalaman lapang dalam merehabilitasi ekosistem mangrove berbasis masyarakat yang dilakukan di Kampung Yensawai, Distrik Batanta Utara, Kabupaten Raja Ampat. Harapan kami, buku ini dapat menjadi pembelajaran dan acuan yang perlu diikuti dan direplikasi dalam program dan kegiatan rehabilitasi ekosistem mangrove di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil lain di Indonesia.

Masyarakat Indonesia itu unik dan baik. Unik karena faktanya setiap suku bangsa di Indonesia memang unik dari Bahasa,warna kulit, budaya dan karakternya. Baik, karena dari Sabang sampai Merauke, masyarakat Indonesia itu memiliki sifat yangrelatif menerima semua suku bangsa dan menghormati perbedaan agama. Inilah hebatnya rakyat Indonesia. Ini modal besarbangsa Indonesia yang mungkin akhir-akhir ini sedikit terlupakan.
Begitu pula dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA). Setiap suku bangsa di Indonesia cenderung dapat menerima siapapun pengelolanya. Bahkan orang asing pun diterima oleh rakyat Indonesia. Hal ini telah terbukti berpuluh-puluh tahun danmungkin ratusan tahun sebelum Indonesia merdeka. Banyak pedagang dari bangsa Eropa dan Arab datang ke Indonesia,diterima dengan tangan terbuka.
Buku ringkas ini mengupas tuntas persoalan mulai dari kerangka teoritis, landasan hukum, isu – isu strategis pengelolaanpesisir – lautan, kelembagaan multipihak, peran dan kepentingan parapihak. Tentu tidak ketinggalan usulan penyelesaiankonflik antar lembaga dan bagaimana menurunkan ego sektoral dan menaikkan menjadi ego untuk kepentingan masyarakatdan bangsa Indonesia.

The Tuna Talks 2023 entitled ‘Interfacing Science and Management for sustainable and regenerative Tuna Fishery’. It is a scientific publication delivered from various assessments and researches, containing 3 aspects of Lessons, i.e.: Fishery Resources, Socio-economic and Governance related to tuna fisheries. Those have been discussed in this proceeding. The scientific knowledge is crucial for understanding fish stocks, their population dynamics, and the impacts of fishing activities. Robust data collection, monitoring, and research are essential to support management decisions accurately. The proceeding considers applying effective implementation for Ecosystem Approach of Fisheries Management, based on the appropriate data analysis combined with management, especially in developing Harvest Strategy.

















